Postingan

Koneksi Antar Materi - Modul 1.4 Budaya Positif

Gambar
Koneksi Antar Materi – Budaya Positif Oleh : Putu Yoga Artana, S.Pd – Guru PJOK SMPN Satu Atap Gegelang (CGP Angkatan 4 Kabupaten Karangasem-Bali)   Kesimpulan Peran CGP dalam Menciptakan Budaya Positif di Sekolah dengan Menerapkan Konsep Inti Budaya Positif serta Kaitannya dengan Filosofi Pendidikan Nasional KHD, Nilai dan Peran Guru Penggerak, dan Visi Guru Penggerak.   Budaya positif di lingkungan sekolah sangat mutlak untuk di wujudkan, karena sekolah merupakan wahana untuk anak mengembangkan minat dan potensinya. Terwujudnya budaya positif tidak terlepas dari dukungan seluruh warga sekolah baik kepala sekolah, guru, tenaga administrasi, komite sekolah serta yang terpenting adalah siswa. Hal yang mendasari pentingnya terwujud budaya positif disekolah tidak lain adalah memberikan kemerdekaan belajar bagi anak, melalui program Merdeka Belajar yang digaungkan oleh pemerintah.   Merdeka Belajar ini adalah intisari dari pemikiran-pemikiran Ki Hadjar Dewanta...

1.4.a.6.1. Refleksi Terbimbing - Budaya Positif

Gambar
  Putu Yoga Artana, S.Pd (CGP Angkatan 4 Kab. Karangasem, Bali)   1.4.a.6.1. Refleksi Terbimbing - Budaya Positif 1.) Sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep inti yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: disiplin positif, posisi kontrol guru, kebutuhan dasar manusia, keyakinan kelas, dan segitiga restitusi. Adakah hal-hal yang menarik untuk Anda dan di luar dugaan? Hal yang saya pelajari dan pahami pada modul 1.4 Budaya Positif terdiri dari beberapa konsep materi yaitu disiplin positif, posisi kontrol guru, kebutuhan dasar manusia, keyakinan kelas, dan segitiga restitusi. Konsep-konsep pada modul ini sangatlah menarik karena saya bisa merefleksikan ulang hal-hal yang saya sudah lakukan sebelumnya mengenai penanganan murid dan menciptakan budaya yang baik bagi murid di lingkungan sekolah. Menciptakan budaya positif di lingkungan sekolah sangatlah penting agar murid-murid bisa membentuk karakter dan belajar dengan suasana yang positif pula. Disiplin  positif...

Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara

Gambar
  Oleh : Putu Yoga Artana, S.Pd. (Guru SMPN Satu Atap Gegelang) CGP Angkatan 4 Kab. Karangasem, Bali Menurut Ki Hadjar Dewantara, Pendidikan adalah usaha untuk memberikan tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan dalam kehidupannya. Pendidikan sebenarnya tidak semata-mata dibebani kepada pihak sekolah sebagai penyelenggara pendidikan formal. Akan tetapi pendidikan sejatinya dapat terjadi di segala lingkungan yang dimiliki anak. Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan keluarga, masyarakat, budaya di sekitar anak, dan sekolah formal. Bahkan menurut Ki Hadjar Dewantara lingkungan keluarga merupakan pendidikan pertama dan paling utama dalam membentuk karakter anak. Jadi hanya ada satu tugas utama yang dilakoni baik itu oleh orang tua dalam keluarga, tokoh agama/ tokoh masyarakat dalam lingkungan masyarakat, guru dan warga sekolah lain dalam lingkungan sekolah. Tugas itu adalah “menuntun”. Lalu apa yang menjadi t...